Pengertian Black Hole Yang Jarang Orang Ketahui

Pengertian Black Hole Yang Jarang Orang Ketahui

Black hole adalah salah satu contoh benda luar angkasa yang kerap memicu manusia merinding dan sudah sering membuat NASA penasaran. Bagaimana tidak, banyak kabar yang beredar bahwa ia dapat menghisap seluruh yang ada di dekatnya ke area yang kami tidak menyadari ada di mana. Terlebih lagi, apa yang masuk ke dalamnya tidak akan dulu dapat keluar.

Pengertian Black Hole Yang Jarang Orang Ketahui

Lubang hitam (black hole) dapat besar atau kecil. Para ilmuwan berpikir lubang hitam terkecil adalah sekecil satu atom. Lubang hitam ini sangat kecil namun mempunyai massa gunung yang besar. Massa adalah kuantitas materi, atau “barang,” dalam suatu objek. Jenis lain berasal dari lubang hitam disebut “bintang.” Massanya dapat menggapai 20 kali lebih banyak berasal dari massa matahari. Teori adanya black hole atau lubang hitam sendiri pertama kali diajukan pada abad ke-18 oleh John Michell plus Pierre-Simon Laplace.

Setelah itu, teori dikembangkan oleh astronom Jerman bernama Karl Schwarzschild, dengan berdasar pada teori relativitas umum punya Albert Einstein, dan makin lama dipopulerkan oleh Stephen William Hawking yang dijelaskan di Daftar Situs Judi Slot Deposit Pulsa Tanpa Potongan 2021. Istilah lubang hitam merasa populer disaat John Archibald Wheeler menggunakannya pada ceramah-ceramahnya pada tahun 1967. Walaupun ia diakui luas sebagai pencetus pertama arti ini, namun ia tetap menampik dengan pernyataan bahwa ia bukanlah penemu arti ini.

Sejarah Black Hole

Lubang hitam terbesar disebut “supermasif.” Lubang hitam ini mempunyai massa yang lebih berasal dari 1 juta matahari bersama. Para ilmuwan sudah mendapatkan bukti bahwa tiap-tiap galaksi besar memuat lubang hitam supermasif di pusatnya. Black hole supermasif di pusat galaksi Bima Sakti disebut Sagitarius A. Lubang hitam tidak dapat diamati gara-gara gravitasi yang kuat menarik seluruh cahaya ke tengah lubang hitam. Tetapi para ilmuwan dapat menyaksikan bagaimana gravitasi yang kuat pengaruhi bintang-bintang dan gas di sekitar lubang hitam.

Para ilmuwan dapat mempelajari bintang untuk menyadari apakah mereka terbang di sekitar, atau mengorbit, lubang hitam. Ketika lubang hitam dan bintang saling berdekatan, cahaya berenergi tinggi dibuat. Jenis cahaya ini tidak dapat diamati dengan mata manusia. Para ilmuwan gunakan satelit dan teleskop di ruang angkasa untuk menyaksikan cahaya berenergi tinggi. Pada dasarnya ini berkenaan dengan proses terbentuknya bintang.

Kenapa Tercipta Black Hole?

Pada mulanya, bintang terbentuk dengan keadaan dimana tingkat radiasi dan gravitasinya seimbang. Saat bintang kehabisan bahan bakar untuk laksanakan fusi, tingkat radiasi keluar makin lama melemah dibanding dengan style gravitasi ke dalam. Dari sana, bintang mengalami keruntuhan, dan kemudian mengalami sebuah ledakan supernova. Dalam ledakan ini, ada dua mungkin hasilnya, menjadi bintang Neutron atau menjadi lubang hitam.

Lubang hitam akan mati melalui proses Radiasi Hawking. Proses ini sederhananya layaknya membongkar bagian per bagian berasal dari lubang hitam. Selama berjalannya waktu, lubang hitam akan terus mengecil, hingga selanjutnya mengalami ledakan super besar, bahkan ribuan kali lebih besar daripada ledakan bom atom Hiroshima dan Nagasaki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *