Arsip Tag: alam tata surya

Tata Surya dan Penjelasannya

Tata Surya dan Penjelasannya

Tata surya terdiri dari matahari, 8 planet, bintang di galaksi Bima Sakti, yang mengorbit mengelilingi https://vannfamilydental.com/ matahari bersama dengan 210 satelit planet dan asteroid yang tak terhitung jumlahnya.

Tata surya juga mengandung komet dan benda es lainnya, yang terbuat dari gas dan partikel debu yg sangat tipis. Benda-benda es di rapikan surya jua dikenal menjadi medium antarplanet. Awalnya, tata surya memiliki 9 planet, kemudian astronom mengumumkan Pluto sebagai benda es sehingga jumlah planet di tata surya adalah delapan.

Tata Surya dan Penjelasannya

Matahari

Mentari (yang kebetulan hanya merupakan bintang berukuran sedang) lebih besar daripada planet mana pun di tata surya kita. Diameternya adalah 1.392.000 kilometer (864.949 mil). Diameter bumi hanya 12.756 kilometer (7.926 mil). Lebih dari satu juta Bumi bisa muat di dalam matahari.

Massa besar matahari menghasilkan tarikan gravitasi yang sangat besar yang membuat semua planet di tata surya tetap pada orbitnya. Bahkan Pluto, yang berjarak enam miliar kilometer (3.728.227.153 mil), tetap berada di orbit oleh surya.

Planet Merkurius

Merkurius, planet terdalam tata surya dan kedelapan dalam ukuran dan massa. Kedekatannya dengan mentari dan ukurannya yang kecil membuatnya menjadi planet yang paling sulit dipahami yang terlihat dengan mata telanjang.

sebab terbit atau terbenamnya selalu dalam waktu sekitar dua jam berasal matahari, ia tidak pernah dapat diamati saat langit sahih-benar gelap. Merkuri dilambangkan dengan.

Planet Venus

Venus adalah planet kedua berasal surya dan merupakan tetangga planet terdekat Bumi. Ini adalah salah satu berasal empat planet bagian dalam, terestrial (atau berbatu), dan sering dianggap kembaran Bumi karena ukuran dan kepadatannya serupa.

Ini bukan kembar identik, tetapi – ada perbedaan radikal antara kedua dunia. Venus memiliki atmosfer tebal dan beracun yang diisi dengan karbon dioksida dan selalu diselimuti awan tebal asam sulfat kekuningan yang memerangkap panas, menyebabkan efek rumah kaca yang tak terkendali. Ini adalah planet terpanas di tata surya kita, meskipun Merkurius lebih dekat ke surya.

Suhu permukaan di Venus sekitar 900 derajat Fahrenheit (475 derajat Celcius) – relatif panas untuk melelehkan timah. Permukaannya berwarna berkarat dan dibumbui menggunakan pegunungan yang sangat berderak dan ribuan gunung berapi besar. Para ilmuwan berpikir mungkin beberapa gunung berapi masih aktif.

Planet Bumi

Planet asal kita adalah planet ketiga dari matahari, dan satu-satunya tempat yang kita ketahui sejauh ini yang dihuni oleh makhluk hidup.

sementara Bumi hanya planet terbesar kelima di tata surya, itu adalah satu-satunya dunia di tata surya kita dengan air cair di permukaannya. Hanya sedikit lebih besar asal Venus di dekatnya, Bumi adalah yang terbesar dari empat planet yang paling dekat dengan matahari, yang semuanya terbuat dari batu dan logam.

Nama Bumi setidaknya berusia 1.000 tahun. semua planet, kecuali Bumi, dinamai menurut dewa dan dewi Yunani dan Romawi. namun, nama Bumi adalah kata Jermanik, yang berarti “tanah”.

Planet Mars

Mars adalah planet keempat dari matahari – dunia gurun yang berdebu, dingin, dengan atmosfer yang sangat tipis. Mars pula merupakan planet yg dinamis dengan musim, lapisan es kutub, ngarai, gunung berapi yang sudah punah, dan bukti bahwa Mars bahkan lebih aktif di masa lalu.

Mars adalah salah satu benda yang paling banyak dieksplorasi di tata surya kita, dan satu-satunya planet tempat kami mengirim penjelajah untuk menjelajahi lanskap alien.
Itulah beberapa planet yang ada di tata surya, sebenarnya masih banyak lagi planet – planet di tata surya kita tetapi saya belum bisa menjelaskan semuanya. 

Meteoroid? Meteor? Meteorit? Apa bedanya?

Seperti yang kalian ketahui bahwa Bumi adalah salah satu planet atau bintang siarah yang berputar mengikuti sebuah orbit. Di alam tata surya tidak hanya ada kumpulan planet saja, namun ada bintang lainnya dengan ukuran lebih kecil.

Benda asing luar angkasa memang sangat menarik untuk dibahas dan dipelajari. Apalagi untuk hal baru yang sangat jarang dan bahkan belum pernah kita temukan secara langsung. Ada ratusan bahkan mungkin ribuan juta benda langit yang melayang di tata surya secara tenang karena hampa udara serta gravitasi. Lalu bagaimana jika benda tersebut jatuh ke planet bumi?

Mengenal Perbedaan Meteor, Meteorit, dan Meteoroid

Well, buat readers yang kurang memahami perihal benda langit yang ada di angkasa mungkin akan sangat bingung ketika mendengar Meteoroid, Meteor, dan Meteorit. Apa bedanya? Tiga hal itu terdengar sama saja kok? Banyak yang tidak sadar pastinya akan perbedaan ketiga sebutan tersebut akibat nama yang sangat serupa. Jadi coba kita kulik pengertian dari ketiga nama ini!

Meteoroid

Meteoroid adalah benda kecil yang melayang di tata surya. Meteoroid menduduki peringkat kedua setelah Asteroid sebagai benda langit berukuran besar. Benda langit akan terus melayang dan bergerak didalam ruang antarplanet mengikuti pergerakan planet yang memiliki daya tarik gravitasi disekitarnya secara perlahan.

Meteor

Meteor merupakan fenomena ketika Meteorid menembus atmosfer bumi. dimana Meteoroid atau benda langit ini jatuh akibat tertarik gravitasi. Melesatnya benda ini saat melewati atmosfer bumi akan terbakar dan menimbulkan cahaya terang, biasanya disebut juga sebagai bintang jatuh. Api dari Meteor akan redam seiring perjalanannya ketika jatuh ke permukaan bumi.

Meteorit

Meteorit adalah fenomena ketika Meteoroid menembus atmosfer bumi dan mencapai ke permukaan. Perbedaannya dengan Meteor adalah bagaimana jatuhnya meteoroid ini masih terbakar akibat gesekan yang sebelumnya sudah situs slot paling gampang menang sebutkan. Benda tersebut memiliki kondisi masih terbakar saat jatuh sampai ke permukaan bumi. Ini lah yang menjadi perkiraan para peneliti tentang kepunahan Dinosaurus akibat hujan Meteorit.

Kasus Meteorit Jatuh Ke Bumi

 

Beberapa kejadian tentang meteorit yang menyentuh permukaan ini sudah tercatat sejak lama. Karena panas dan ledakan yang didapat dari meteorit ini lah yang membuat tanah yang dijatuhinya berlubang dan tidak sedikit menjadikan tanahnya tandus. Kawah raksasa Chicxulub Meksiko adalah salah satu hasil tapak raksasa berukuran selebar 180km dari meteorit sebesar 10km. Hasil dari jatuhnya meteorit ini disebut Meteorit Crater